Rapendik Streaming

DRAKOLAH AWARD 2014

drakula

Rapendik On TV

prestasi

Login

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter

Online sekarang: 57
IP kamu: 54.234.244.98
,
Hari ini: Oktober 01, 2014

pjj

Informasi Pendidikan Rapendik On Streaming

Tabuhan alat music “dud dug” oleh Gubernur Jatim, Soekarwo didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan

Read More

Surabaya-Reog merupakan kesenian terkenal asli warisan leluhur Indonesia yang berasal dari Kabupaten Ponorogo Jawa

Read More

Sidoarjo-Animo para peserta baik guru ataupun siswa begitu besar untuk mengikuti Olimpiade TIK Pendidikan

Read More

Seputar Dinas - Presiden Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono selaku penasehat tingkat nasional KORPS Pegawai

Read More

Dunia Kesehatan - Banyak anak sekarang tidak bisa berlari secepat orangtua mereka ketika masih muda,

Read More

Dunia Kesehatan - Kesibukan dan tekanan pekerjaan kerap menimbulkan banyak masalah. Gangguan kesehatan mulai dari

Read More

Dunia Kesehatan - Pada saat kita menguap, sendi-sendi dan sekelompok otot rahang lah yang bekerja.

Read More

Dunia Kesehatan - Setelah aktivitas seharian yang menguras energi tentu kita mendambakan bisa tidur lelap

Read More
Share |

Home

Kemdikbud: Kelas Pendalaman Minat Kurikulum 2013

(0 - user rating)
User Rating:  / 0

Balikpapan, Kemdikbud --- Kurikulum 2013 terapkan kelas Pendalaman Minat pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kelas Pendalaman Minat merupakan program yang dirancang untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik memperkaya pengetahuan tentang mata pelajaran di sekolah menengah dengan mata kuliah di perguruan tinggi yang sesuai.PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA  NOMOR 64 TAHUN 2014-TENTANG PEMINATAN PADA PENDIDIKAN MENENGAH :

 http://kemdikbud.go.id/kemdikbud/node/3289

”Dalam Kurikulum 2013 sudah tidak ada lagi kelas akselerasi, tetapi diubah menjadi kelas Pendalaman Minat,” ungkap Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Achmad Jazidie pada acara sosialisasi dilaksanakan di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, pada hari Senin (20/09/2014).

Indonesia Raih Predikat Best Team Work dalam e-ICON ke-4 Olimpiade

(0 - user rating)
User Rating:  / 0

Jakarta, Kemdikbud --- Tim Indonesia berhasil merebut predikat Best Team Work dalam kompetisi dunia bidang e-learning, The 4th e-Learning International Contest of Outstanding New Ages (e-ICON) 2014 yang digelar di Seoul, Korea Selatan, pertengahan September 2014 lalu. Pada ajang tersebut, tim Indonesia diwakili oleh Adlil Luthfy Rahman dan Muhammad Iqbal Delvi dari SMK Negeri 1 Batam. Dalam satu tim, mereka berdampingan dengan dua siswa lainnya asal Ansen Middle School dari Korea Selatan.

Dalam laporan hasil kegiatan yang diterima kemdikbud.go.id, kedua siswa Indonesia ini mengangkat tema pembelajaran Asian Tradisional Music. Tema ini diambil mengingat pembelajaran Seni Budaya menjadi mata pelajaran yang diajarkan di SMK Negeri 1 Batam. Selain itu, Adlil dan Iqbal juga memiliki kebolehan dalam bidang seni.

Provinsi Jatim : Perlunya Standarisasi Mutu Layanan Pengadaan Secara Elektronik

(0 - user rating)
User Rating:  / 0

Surabaya (beritajatim.com) - Biro Administrasi Pembangunan (AP) Setdaprov Jatim menegaskan, perlunya standarisasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) menyesuaikan 17 standar pelayanan unit pengadaan berbasis elektronik (e-procerement) yang ditetapkan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Di antaranya, standar kebijakan layanan, standar pengorganisasian layanan, standar pengelolaan aset layanan, standar pengelolaan resiko layanan, dan standar pengelolaan keamanan operasional layanan.

"Sebagai pembina LPSE kabupaten/kota se-Jatim, LPSE Provinsi Jatim dan LKPP ikut bertanggungjawab melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan pengadaan secara elektronik pada LPSE kabupaten/kota se-Jatim. Untuk itu, perlu dilakukan standarisasi. Dengan standarisasi ini dapat diukur secara jelas pelayanan yang diberikan sesuai standar atau belum," kata Kabiro AP Setdaprov Jatim Gatot S Hadi, Selasa (30/9/2014).

Balitbang Kemendikbud Sosialisasikan Hasil dan Pemanfaatan UN 2013/2014

(0 - user rating)
User Rating:  / 0

Seputar Dinas - Selasa ini (30/09) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dalam hal ini diwakili Dra. Ema Sumiarti, M.Si selaku Bendahara UN Provinsi Jawa Timur memfasilitasi Tim Sosialisasi Hasil Dan Pemanfaatan Ujian Nasional Tahun 2013/2014 Untuk Perbaikan Mutu Pendidikan dari Pusat Penelitian Pendidikan Balitbang Kemendikbud .

Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan mulai pukul 09.00 sampai 13.00 Wib di Hotel Sahid Surabaya dan di hadiri oleh LPMP, Perwakilan dari Dinas Pendidikan Kab/ Kota , Kanwil Kemenag serta beberapa Kepala Sekolah. Tim yang dipimpin oleh Mardiansyah ini membahas dua topik utama yaitu mensosialisasikan hasil UN tahun pelajaran 2013/2014 yang lalu dan juga bagaimana memanfaatkan hasil UN ini sebagai intervensi kebijakan guna meningkatkan mutu pendidikan khususnya di Jawa Timur. Topik yang kedua adalah disiapkannya UN Online untuk beberapa tahun mendatang.

Dalam acara ini Mardiansyah juga menyampaikan pentingnya UN diantaranya sebagai bahan pertimbangan kelulusan, bahan untuk seleksi masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi serta sebagai bahan pemetaan mutu pendidikan nasional sehingga akan sangat disayangkan jika UN nasional ditiadakan.

Murdiansyah berharap hasil dari kegiatan ini disebarkan oleh para peserta, sehingga pihak sekolah tahu potensi dan kelemahan dari sekolahnya. Beliau juga menambahkan jika masyarakat ingin mengetahui informasi terbaru dari Pusat Penelitian Pendidikan Balitbang Kemendikbud bisa kunjungi laman website di http://litbang.kemdikbud.go.id

(YN)

embed video plugin powered by Union Development

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila; Mapel Pancasila Kembali Ke Sekolah

(0 - user rating)
User Rating:  / 0

JAKARTA - Kemendikbud mengubah lagi materi pelajaran di sekolah terkait dengan pemahaman Pancasila ke siswa Indonesia. Bertepatan dengan peringatan hari Kesaktian Pancasila, besok ( 1/10), Kemendikbud akan mengembalikan mata pelajaran Pancasila yang selama ini sudah dihapus.
Mendikbud Mohammad Nuh menuturkan, penguatan Pancasila di lingkungan sekolah di antaranya adalah, menghidupkan kembali mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn).

Mata pelajaran ini muncul lagi dalam struktur Kurikulum 2013. Sebelumnya mata pelajaran ini dihapus dan diganti menjadi Pendidikan Kewarganegaraan (PKn).

Facebook Like BOX