Rapendik Streaming

PEDOMAN UKS 2014

uks

OMPENDIK

prestasi

Login

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter

Online sekarang: 19
IP kamu: 23.20.20.195
,
Hari ini: April 23, 2014

pjj

Informasi Pendidikan Rapendik On Streaming

Tabuhan alat music “dud dug” oleh Gubernur Jatim, Soekarwo didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan

Read More

Surabaya-Reog merupakan kesenian terkenal asli warisan leluhur Indonesia yang berasal dari Kabupaten Ponorogo Jawa

Read More

Sidoarjo-Animo para peserta baik guru ataupun siswa begitu besar untuk mengikuti Olimpiade TIK Pendidikan

Read More

Seputar Dinas - Presiden Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono selaku penasehat tingkat nasional KORPS Pegawai

Read More

Dunia Kesehatan - Banyak anak sekarang tidak bisa berlari secepat orangtua mereka ketika masih muda,

Read More

Dunia Kesehatan - Kesibukan dan tekanan pekerjaan kerap menimbulkan banyak masalah. Gangguan kesehatan mulai dari

Read More

Dunia Kesehatan - Pada saat kita menguap, sendi-sendi dan sekelompok otot rahang lah yang bekerja.

Read More

Dunia Kesehatan - Setelah aktivitas seharian yang menguras energi tentu kita mendambakan bisa tidur lelap

Read More
Share |

Home

Pameran Hasil Karya Siswa SMK di Lumajang

(0 - user rating)
User Rating:  / 0

Sebanyak 29 SMK di wilayah kabupaten lumajang menyelenggarakan pameran hasil karya para siswa. Pameran ini berlangsung dua hari, pada tanggal 26 dan 27 November 2013 di stadion semeru lumajang. Pameran dibuka Bupati Lumajang, Dr. Syahrazad Masdar didampingi Kabid dikmenjur / perguruan tinggi dinas pendidikan provinsi jawa timur Gatot Gunarso SH, MH mewakili kepala dinas.

Menurut Kabid dikmenjur/pt dinas pendidikan provinsi jawa timur Gatot Gunarso, SH, MH melalui pameran hasil karya semacam ini mengajak para siswa khususnya dari kabupaten Lumajang, lebih kreatif, berinovasi, mandiri, menciptakan produk-produk baru dibidang otomotif, pertanian dan lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat Lumajang.

Lebih lanjut Gatot Gunarso SH,MH pameran hasil karya siswa SMK dapat dikembangkan ke kota-kota lainnya diujung timur provinsi jawa timur, seperti kabupaten situbondo, bondowoso dan banyuwangi.

5 Riset Medis Baru Ungkap Fakta Tangkal Mitos

User Rating:  / 0

otakmitos
Dunia Kesehatan - Hasil riset dari para pakar bisa menjadi referensi kesehatan pribadi. Bisa berkaitan dengan kesehatan personal, atau keluarga terutama anak-anak. Lima studi terbaru berikut ini bisa menjadi salah satu pilihan referensi menemukan fakta termasuk menangkal mitos yang berkembang selama ini.

Catatan pentingnya, dari setiap studi jika muncul korelasi, sebaiknya tidak dipahami sebagai hubungan sebab akibat. Artinya, kalau hasil studi menemukan adanya korelasi antara dua hal, bukan berarti satu hal menyebabkan hal lainnya.

1. Jurnal pediatrik: ASI ditambah makanan padat bisa mencegah alergi?

Alergi makanan pada anak menjadi perhatian serius para orangtua di Amerika. Banyak orangtua berupaya mencari pencegahannya.

Studi terbaru mengungkapkan bayi yang menyusu dan mulai mengonsumsi makanan padat, lebih terlindungi dari bahaya alergi makanan.

Para peneliti menemukan insidensi alergi makanan yang lebih rendah pada bayi ASI yang mulai makan makanan padat. Mereka menerangkan bahwa jika balita mencerna makanan padat dan ASI, sistem imun tubuh mereka memahami bahwa makanan padat tersebut aman untuk tubuh.

"Teori saya, jika makanan yang menjadi alergen (pencetus alergi) tidak masuk ke tubuh bersamaan dengan ASI, maka ASI tidak bisa mengedukasi sistem imun tubuh," ungkap ketua tim peneliti Kate Grimshaw, spesialis alergi di Universitas Southampton.

Nuklir dalam Pemeriksaan Kesehatan Kita

User Rating:  / 0

nuklir
Dunia Kesehatan - Kengerian sering langsung terbayang ketika mendengar kata nuklir dan senyawa radioaktif. Ada tragedi di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Chernobyll dan Fukushima yang akan langsung membuat bergidik.

Namun, tahukah Anda, senyawa radioaktif juga ada di sekitar Anda. Kadang, mau tak mau Anda harus berurusan dengan tenaga nuklir. Dalam situasi tertentu, Anda bahkan harus membiarkan senyawa radioaktif disuntikkan ke dalam tubuh Anda.

Apa jadinya? Apakah suntikan itu akan memicu pertumbuhan tumor? Apakah Anda akan mengalami kemandulan setelahnya dan anak cucu Anda akan mengalami kecacatan? Atau lebih parah, apakah Anda seketika akan menjadi manusia mutan?

Jangan "parno" dahulu. Keamanan tenaga nuklir sebagai sumber energi memang masih diperdebatkan. Namun dalam bidang kesehatan, pemanfaatan nuklir terus berkembang. Bukannya memicu penyakit, nuklir dalam kesehatan malah dijanjikan membantu mendiagnosa bahkan mengobati penyakit.

Dr. Gogot Suyitno Sp.KN, Sp.Rad., spesialis kedokteran nuklir dari Rumah Sakit An-Nur dan Rumah Sakit Angkatan Udara Hardjolukito, Yogyakarta, mengatakan, salah satu pemanfaatan nuklir dalam kesehatan adalah dalam renogram.

Temuan Arkeologis Beri Petunjuk tentang Kelahiran Sang Buddha

(0 - user rating)
User Rating:  / 0

Sains - Penemuan struktur kayu yang sebelumnya tak diketahui memberi petunjuk bahwa Siddharta Gautama, atau Sang Buddha, telah lahir pada abad 6 SM, dua abad lebih awal dari dugaan para arkeolog.

Arkeolog menemukan struktur kayu tersebut di bawah struktur batu bata di salah satu tempat suci umat Buddha, Kuil Maya Devi di Lumbini, wilayah selatan Nepal, dekat perbatasan dengan wilayah India.

Secara desain, tampak seperti ada kuil dengan gaya Asoka berdiri di atas struktur kayu. Kuil itu mempunyai wilayah terbuka, tidak terlindungi, di mana sebuah pohon di masa lalu tumbuh, dan mungkin merupakan pohon tempat kelahiran Sang Buddha.

"Ini memberi petunjuk tentang apa yang sudah diperdebatkan sejak lama, mengenai kapan Sang Buddha dan pada gilirannya kapan kepercayaan yang berkembang dari ajarannya mulai mengakar," kata Robin Conningham, arkeolog yang terlibat penemuan ini.

Dipercaya bahwa Buddha lahir di bawah pohon Sal di Kebun Lumbini, saat Ratu Maya Devi, ibu Buddha, sedang menempuh perjalanan kembali ke kerajaan. Namun, cerita tentang kelahiran Buddha hanya berkembang dari mulut ke mulut, hanya memiliki sedikit bukti ilmiah.

Banyak peneliti percaya bahwa Buddha lahir, hidup, dan mengajar pada abad 4 SM. Buddha meninggal pada usia sekitar 80 tahun.

Peserta Dari Surabaya Pemenang Gerak Jalan Perjuangan Mojokerto - Surabaya

(0 - user rating)
User Rating:  / 0

Para siswa SMK dari Surabaya dan Mojokerto yang mengikuti gerak jalan perjuangan mojokerto-surabaya tahun 2013 khususnya peserta beregu untuk tahun ini belum meraih juara. Dinas Kepemudaan dan keolahrragaan (Dispora) Jawa Timur hari ini (26 November 2013), mengumumkan para pemenang gerak jalan perjuangan Mojokerto - Surabaya tahun ini, untuk kelompok umum juara pertama diraih karangtaruna "Trosobo" Sidoarjo.

Peserta perorangan, juara pertama diraih Mohammad Amar dari tambak Gringsing Surabaya, sedangkan juara pertama beregu kelompok TNI, diraih komando pengembangan pendidikan angkatan laut (Kobangdikal) I Morokrembangan Surabaya.

Menurut tim juri yang saat ini sedang tecnical meeting rencananya penyerahan trophy dan hadiah lainnya akan diserahkan pada tanggal 03 Desember 2013.

Facebook Like BOX