Rapendik Streaming

DRAKOLAH AWARD 2014

drakula

OMPENDIK

prestasi

Login

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter

Online sekarang: 60
IP kamu: 54.211.68.53
,
Hari ini: September 02, 2014
Share |

Pamong Belajar, Utamakan Kemaslahatan Program

(0 - user rating)
User Rating:  / 0
TerburukTerbaik 

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal (Dirjen PAUDNI) Lydia Freyani Hawadi menegaskan agar para pamong belajar mengutamakan kemaslahatan program. Model yang dikembangkan harus membawa manfaat besar bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan Dirjen saat bertandang ke Pusat Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini, Non Formal dan Informal (PP PAUDNI) Regional II Semarang (4/12). Di salah satu Unit Pelaksana Teknis Ditjen PAUDNI tersebut, Reni Akbar Hawadi, sapaan Dirjen PAUDNI melakukan Pembakuan Hasil Uji Coba Model PAUD dan Pendidik dan Tenaga Kependidikan. “Saya melihat beberapa model yang kebermanfaatannya kurang bagi masyarakat,” ucapnya.

Kritik membangun yang disampaikan Reni tersebut mengandung maksud agar pamong belajar lebih inovatif dalam mengembangkan model. Manfaat bagi masyarakat harus benar-benar diperhitungkan sebelum mengembangkan model tersebut. Karena itu perlu disusun Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria sehingga seluruh proses pekerjaan tertata rapi. “Kita menggunakan uang rakyat, harus dipertanggungjawabkan sebaik-baiknya,” katanya.

Guru Besar Universitas Negeri Semarang Sukestiyarno menilai memang perlu ada pembakuan model. Pakar ekonomi statistik tersebut menekankan agar para pamong memiliki kesamaan pandangan tentang suatu model. “Hasil pengembangan model sebaiknya adalah suatu produk bukan kajian ilmiah,” sarannya. (Sumber: http://www.paudni.kemdikbud.go.id)

Add comment


Security code
Refresh