Kepala Dinas Pendidikan Jatim Sidak UN Kesetaraan Paket C

April 13, 2015

 

Hari pertama pelaksanaan UN Kesetaraan Paket C diwarnai banyaknya siswa yang terlambat datang masuk ke kelas ujian, hal tersebut terungkap saat Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, Dr. Saiful Rahman, MM, M.Pd melakukan inspeksi mendadak (sidak) pelaksanaan ujian nasional kejar paket C di SMPN 26 Surabaya. Meskipun telat, mereka diijinkan masuk ke dalam ruang ujian.

 

Mantan Kepala Badan Diklat Provinsi Jatim tersebut memaklumi hal terseut, menurut beliau keterlambatan mereka dikarenakan beberapa faktor, yakni jarak rumah dengan tempat berlangsungnya ujian kejar paket cukup jauh karena peserta ujian kejar paket C diikuti oleh beberapa PKBM yang tersebar di Surabaya dan sekitarnya, bahkan ada beberapa peserta yang rumahnya di Gresik; Adapula peserta yang datang telat dikarenakan masih jam bekerja dan meminta ijin kepada tempat mereka bekerja untuk pulang lebih awal meskipun pada akhirnya masih terlambat di tempat ujian.

 

Selain peserta dari PKBM, ternyata tahun ini ada 25 peserta Home Schooling binaan PKBM Interaktif Surabaya yang berasal dari berbagai negara yakni, Singapura, Korea, Malaysia, Australia, dan India. Kebanyakan mereka adalah putra-putri Karyawan asing yang bekerja di berbagai perusahaan di Surabaya dan sekitarnya.

 

Menurut Kordinator UN Paket C Tutik Hidajati menjelaskan bahwa mereka adalah siswa siswi Home Schooling yang ingin mendapatkan ijazah kesetaraan untuk digunakan mendaftar sebagai mahasiswa di Universitas di Surabaya misalnya UPH, Ubaya.

 

Tutik menambahkan bahwa Ijazah ujian kesetaraan paket C juga mendapat pengakuan di berbagai universitas manca negara, hampir rata-rata dua puluhan siswa lulusan paket C setiap tahun yang diterima di Universitas negeri di Singapura, Jepang, dan Malaysia.

Tags:

Please reload

Other News

Sambut MEA, UPT BP2D Dinas Pendidikan Prov. Jatim Gelar Festival Cipta Desain & Fashion Show bagi Siswa SMK se-Jatim

May 13, 2017

1/10
Please reload

© Rapendik 2018