“Srikandi Bakery” , SMK Sadar Merk . Case Study SMKN 3 Pamekasan

April 24, 2015

Pertumbuhan berbagai jurusan dan berdirinya SMK tentu merupakan kompetitor ,bagi penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar. Bukan saja persoalan persaingan pangsa pasar input peserta didik namun yang lebih penting adalah bagaimana memperjuangkan nasib lulusan pasca menyelesaikan tugas pembelajarannya. Lulusan mandiri dan berdaya saing lebih tepatnya mereka dapat terserap pada dunia usaha dan dunia industri.

 

Jika sebagian besar  SMK hanya berorientasi pada peningkatan input dengan beragam jurusan atau prodi yang diselenggarakan. Namun tidak bagi SMKN 3 Pamekasan, SMK yang satu ini lebih berkonsentrasi pada individual skill siswa sekaligus berkonsentrasi pada penguatan  setiap jurusan.   Sekolah ini lebih berorientasi bahwa setiap jurusan atau prodi harus dapat memiliki keunggulan yang bersentuhan langsung dengan manfaat langsung pada masyarakat yang bernilai produktif dan ekonomis.

 

Oleh karena itu SMKN 3 Pamekasan merencanakan setiap Produk yang dihasilkan siswa dari prodi/jurusan yang ada disekolah  memiliki nama sebagai  brand dari produk hasil karya siswa sekaligus brand association bagi SMK itu sendiri. Pengelola sekolah memiliki prinsip bahwa dengan memiliki merk  dengan value yang tinggi di benak stake holder, mereka akan lebih mudah mengingat satu jenis keunggulan ,competitive advantage  yang terbaik dari lulusan SMKN 3 Pamekasan.

 

Penguatan pada soft skill dan hard Skill merupakan orientasi bagi setiap penyelenggra pendidikan di SMK  agar merek memiliki bekal yang cukup buat mandiri dimasa depan dan ber daya saing . Sebagaimana Visi SMKN 3 Pamekasan adalah “ Menghasilkan Tenaga bersertifikat untuk mengisi pasar kerja di bidang tata boga dan mampu bersaing di Tingkat Nasional maupun Internasional”. Ynag dimplementasikan dengan melaksanakan Kurikulum Nasional melalui pendekatan pembelajaran teori dan Praktek .Meningkatkan kualitas pendidik melalui sertifikasi Kompetensi dan On Job Training (Industri dan lembaga Diklat). Mengembangkan potensi siswa melalui pembinaan mental dan kedisiplinan. Melaksanakan layanan prima dalam pengelolaan program keahlian melalui Sistem manejeman mutu ISO 9001. Sebagai Misinya.

 

SMKN 3 Pamekasan meletakan dirinya sebagaima dikatakan oleh Peter Druker  dalam bukunya The Organization of the Future:  “organization are human enterprise and highest purpose is to make the strenght of the people effective and their  weakness irrelevant. This obviously depend on the people learning new knowledge or skill”.   

 

Sebagai SMK yang memiliki jurusan tata boga ,tentu memiliki peluang yang besar untuk menciptakan produk yang dapat memenuhi kebutuhan pasar oelh karena itu Lab tata Boga bukan sekedar “bengkel” tempat siswa menjalankan pengalaman praktek belajar. Namun benar benar difungsikan seperti layaknya produsen roti yang memproduksi produk bakery.   Siswa benar benar dididik untuk mengelola perusahaan roti mulai dari corporate planning,production process ,marketing sampai pada margin perusahan itu sendiri.

 

Pemilihan Merk Srikandi Bakery untuk mendekatkan persepsi konsumen bahwa SMKN 3  Pamekasan lebih didominasi oleh siswa perempuan,sedangkan srikandi sendiri adalah perempuan tangguh termasuk diantaranya bahwa produk rotinya dikelaola tangan tangan permpuan yang mengerjakan dengan sangat teliti. Hasilnya Roti Merk Srikandi Bakery dapat diterima diberbagai wilayah di kabupaten Pamekasan bahkan sampai melebar ke kabupaten lain. Mulai hanya dari sekedar memproduksi roti tawar hingga berkembang melalui berbagai jenis kategori riti sampai melayani pesanan roti untuk bahan burger.  

Please reload

Other News

Sambut MEA, UPT BP2D Dinas Pendidikan Prov. Jatim Gelar Festival Cipta Desain & Fashion Show bagi Siswa SMK se-Jatim

May 13, 2017

1/10
Please reload

© Rapendik 2018