Kadisdik Jatim : “Perkuat Pendidikan Karakter Melalui Lomba Fragmen Budi Pekerti”

September 18, 2017

Pentingnya pendidikan karakter untuk memberikan pondasi kepada siswa khususnya anak diusia remaja, adalah menjadi tanggung jawab kita bersama, hal inilah yang menjadi komitmen Kepala Dinas Pendidikan Prov. jatim, Dr. Saiful Rachman, MM, M.Pd, untuk terus mensinergikan pendidikan karakter diberbagai aspek kehidupan.

 

Senin, 18/09 Saiful menghadiri dan membuka acara Lomba Fragmen Budi Pekerti untuk jenjang SMA yang diadakan oleh UPT Bina Prestasi Peserta Didik, Dinas pendidikan Provinsi Jawa Timur, bertempat di Pendopo Dinas Pendidikan Prov. jatim, jl. Jagir Sidoresmo V Surabaya. Acara tersebut sedianya akan berlangsung selama 3 hari,  dilaksanakan 18 s.d 20 September 2017.

 

Saiful, mengatakan bahwa lomba fragmen budi pekerti ini adalah suatu upaya yang bagus, dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam hal berlatih seni peran dan pertunjukan, meskipun sekolah sudah memberi ilmu mengenai budi pekerti, akan tetapi dengan adanya kegiatan seperti ini bisa bersinergi antara orang tua, sekolah dan lingkungan siswa.

 

Saiful melanjutkan, permasalahan yang muncul di Jawa Timur sendiri adalah beraneka ragamnya karakter masyarakatnya, yang dipengaruhi dengan sosial dan kultur yang beraneka ragam, sebagai contoh pembinaan karakter orang madura, tentunya berbeda dengan pembinaan karakter orang madiun.

 

“disini tentunya menjadi pekerjaan rumah semua aspek, dalam hal ini UPT Bina Prestasi bisa memberikan dan memperkuat  serta mewadahi proses pendidikan karakter untuk anak didik kita di Jawa Timur,” ungkapnya pada waktu membuka acara.

 

Sedangkan menurut Kepala UPT Bina Prestasi Peserta Didik, Indah Andayanti, SH, MM selaku ketua panitia, mengatakan bahwa lomba ini adalah sebagai bentuk untuk mengenalkan siswa SMA dan SMK untuk lebih mencintai dan memahami kebudayaan dan loka konten di lingkungannya.

 

Lebih lanjut Indah mengatakan Dasar pijakan Fragmen Budi Pekerti ini adalah teater tradisi, cerita yang diangkat dari mitos, legenda ataupun cerita tutur yang sudah turun temurun di wariskan kepadsa anak cucu nya, “dengan kita nguri-uri kebudayaan ini bisa mengenalkan dan menumbuhkan minat siswa SMA untuk menulis naskah cerita rakyat atau mengembangkan kemampuan berakting seni teater tradisi,” pungkasnya.

 

Sebagai informasi hadir sebagai dewan juri dari berbagai kalangan dibidang seni pertunjukan dan cerita rakyat diantaranya, Dr. Autar Abdillah, S.Sn, M.Si dari Universitas Surabaya, Jujuk Prabowo, pendiri teater Gandrik Jogjakarta,  Heri Langit, S.Sn, praktisi teater di Jawa Timur.

 

 

 

Please reload

Other News

Sambut MEA, UPT BP2D Dinas Pendidikan Prov. Jatim Gelar Festival Cipta Desain & Fashion Show bagi Siswa SMK se-Jatim

May 13, 2017

1/10
Please reload

© Rapendik 2018