Umi Dayati : Ayo Bersiap Mewujudkan Mimpi

April 6, 2018

 

 

Apakah kita saat ini masih memiliki mimpi yang besar yang sangat tinggi dan yang ingin diraih, yaitu sebuah impian yang mungkin mustahil untuk kita capai dengan keadaan kita sekarang ini? apakah mungkin sekarang kita sedang direndahkan dan ditertawakan oleh teman, saudara bahkan orang tua ketika kita menceritakan impian kita kepada mereka? Jangan putus asa, sukses itu dimulai dari impian yang besar.

 

Mari terapkan kecerdasan Intelektual, kecerdasan Emosional dan kecerdasan Spiritual.

 

Hal ini dikatakan oleh Umi Dayati, motivator sekaligus dosen di Universitas Negeri Malang pada saat mengisi kegiatan Seminar pendidikan di Untag Surabaya beberapa waktu yang lalu, Umi mengatakan sebagai generasi muda harus mempunyai kemampuan untuk mengenali, mengendalikan, dan menata perasaan sendiri  dan orang lain secara mendalam sehingga kehadirannya menyenangkan, serta juga harus mempunyai semangat dengan mengikatkan diri pada nilai-nilai kebenaran tanpa batas waktu.

 

keberhasilan dan kesuksesan dalam hidup selalu berawal dari impian. Namun tidak semua orang berhasil mewujudkan impiannya. Hal ini bergantung pada bagaimana kita bisa mengarahkan impian kita kepada kenyataan yangkita harapkan. Orang yang berhasil mewujudkan impiannya adalah orang yang dapat menyelaraskan antara impian dengan tindakan.

 

Suatu impian akan dapat dicapai jika kita tidak terlena dengan impian-impian kita dan selalu hidup dalam dunia impian, namun kita diharapkan untuk mau mengubah sikap dan tindakan kita menuju kearah impian yang kita cita-citakan.

 

Jika saat ini kondisi dan keadaan kita sangat jauh dari impian yang kita miliki, kita harus mengubah perilaku dan tindakan kita untuk mencapainya. Dengan kata lain, kita harus keluar dari zona nyaman kita. Misalnya, jika kita memiliki impian untuk bisa lulus sekolah/ kuliah dengan nilai baik, ubahlah sikap kita yang mungkin biasa bermalas-malasan untuk menjadi lebih giat lagi dan berusahalah dengan sebaik mungkin untuk mewujudkannya.

 

Banyak pengaruh yang menghambat seseorang ragu untuk impiannya. Contoh saja dari lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah.

 

Faktor- faktor dari lingkungan contohnya seperti cara orang tua mendidik, relasi antar anggota keluarga , suasana rumah, keadaan ekonomi keluarga, Pengertian orang tua, dan selalu dibanding- bandingkan, sedangkan untuk faktor disekolah antara lain terkait dengan, metode mengajar, kurikulum, relasi guru dengan siswa, relasi siswa dengan siswa, alat pelajaran yang tidak memadai, standar pelajaran , tugas rumah.

 

Jangan jadikan factor-faktor tadi untuk penghambat berkembang, jadikan itu sebagai pembangun atau pacuan supaya lebih baik. “Kamu Akan Jadi Orang Hebat, Jika Selalu Tersenyum” , Ujar Praktisi Pendidikan Dr. Umi Dayati, M.pd. (merri/sl)

Please reload

Other News

Sambut MEA, UPT BP2D Dinas Pendidikan Prov. Jatim Gelar Festival Cipta Desain & Fashion Show bagi Siswa SMK se-Jatim

May 13, 2017

1/10
Please reload

© Rapendik 2018